1


Hanya kata sepatah dua patah, selintas tak perlu ditanggap hati. Sungguhpun tak berarti bukan berarti tak berisi. Penting atau tidak toh terlanjur tertulis,tak salah juga sedikit dinikmati.

..

Pekik Mati Seorang Demonstran

Selasa, 13 Juli 2010

Setelah semua berlalu
banyak kami mati
banyak hilang kami
tak kembali

tapi jangan pernah kau kira
kami akan pernah berhenti
bernyanyi
jangan pikir
kami akan tak kembali
tak akan pernah kami
hilang sembunyi

cukup lama lemakmu menekan kami
selesai!
dengan sisa darah di nadi dan serak hati
kami suarakan tangisan ini
dalam puisi
dalam nyanyi
untuk mengorek telingamu yang tuli!

tembaklah kalau mau tembak!
darah kami akan jadi kaligrafi
menulis sejarah
negara ini
jerit kami akan dinyanyikan
ke langit
air mata negeri semayamkan kami
dan semangat kami akan masuk ke bumi
menjadi pilar-pilar
menjadi tunas-tunas bendera

tak dapat meriam airmu tenggelamkan kami
tidak juga kerusuhan yang
kamu reka-reka sendiri
kerikil kami akan masuk ke roda-roda pansermu
dan nyanyian kami jadi karat pada pelurumu

air mata
dua ratus juta di belakang kami
menjadi ombak pada perjuangan ini!
dua ratus juta
lebih dari cukup gantikan kematian kami.

pada saatnya nanti
kan kami kumandangkan dari istanamu
Indonesia Raya dalam damai hati!
AYO!

0 komentar:

Posting Komentar